Sabtu, 28 Februari 2026

AKU DAN KEABADIAN



Aku lelah
Aku tak diinginkan
Aku hanya mampu memeluk diriku sendiri
Aku terjatuh
Aku terluka

Tuhan ..... 
Berikan sedikit aku harapan untuk sejenak merasakan rasa untuk diinginkan

Kala itu hatiku diselimuti dingin
Berpadu dengan malam yang kelam
Aku terdiam melihat tetes darah yang mengalir

Aku hanya menjadi diriku
Yang mati dan lenyap
Bersama kesendirian dan kesedihan yang menghidupiku

Tuhan nadiku mulai hilang
Aku akan menjalani kesedihan dalam keabadian
Kuterima kesakitan ini untuk selamanya
Bersama aku yang memilih menyerah dalam kesakitan
Dan mengabadikan kepedihan itu dalam ketiadaan


Tidak ada komentar

Posting Komentar

© Estehtanpagula
Maira Gall