Kuhampiri sebuah persinggahan
Memeluk nasibku erat dalam kedamaian
Kulihat dari kejauhan sosok itu
Sosok malaikat kecil bermandikan kebahagiaan
Diri yang kuinginkan dahulu
Hangat yang kudambakan hingga kini
Nyatanya tanpa semua itu
Aku menjadi diriku yang bak seperti lautan dingin nan luas
Memeluk diri dan harapanku sendiri
Bersandar pada pemilik hidup
Berlabuh pada jalan yang di berikan
Bahkan mengingat luka pun tak lagi memilukan untukku
Seakan kami telah bersahabat lama
Ternyata aku memang tak seistimewa itu
Aku hanya buku dengan beribu goresan
Entah itu luka
Harapan
Tangis
Atau mungkin akan ada bahagia di akhir ceritanya

Tidak ada komentar
Posting Komentar