Selasa, 24 Maret 2026

Doa Yang Retak


Tuhan,
Engkau sang pemberi hidup
dan merenggutnya perlahan dari dada

Engkau yang membolak-balikkan hati,
namun mengapa hatinya tak pernah kembali padaku?

Aku memanggil-Mu dalam sunyi
namun yang datang hanya gema luka
yang terus mengulang namanya

Mengapa Engkau pisahkan kami
jika bukan untuk benar-benar menghapusnya?

Atau aku yang terlalu hina
untuk menerima takdir-Mu tanpa bertanya?

Tuhan,
jika ini adalah akhir yang Kau tulis
maka jangan sisakan apa pun
jangan biarkan aku hidup
dengan separuh hati yang masih mencarinya

Cabutlah rasa ini sampai ke akarnya
biarkan aku kosong
meski harus kehilangan diriku sendiri

Biarlah aku kembali menjadi laut yang tenang tanpa pernah risau akan bayangnya lagi

Tidak ada komentar

Posting Komentar

© Estehtanpagula
Maira Gall